Bahaya !!!, Mengisi Tangki Mobil Sampai penuh

  • -
BAHAYA MENGISI TANGKI TIDAK PENUH

Bahaya !!!, Mengisi Tangki Mobil Sampai penuh

Sewa/Rental mobil semarang murah 081288524015, 08988128559, 081901431245, 081524581366.

Mahalnya bahan bakar terkadang membuat Anda berpikir untuk tidak mengisi penuh tangki kendaraan. Padahal hal ini berisiko merusak komponen pada kendaraan jika dibiarkan berlangsung terus menerus.

Adapun komponen yang akan terkena dampaknya yakni pompa bahan bakar. Mengapa begitu? Perlu diketahui, pompa bahan bakar yang terletak di tangki seiring pemakaian akan mengalami peningkatan suhu. Untuk menjaga suhunya, bahan bakar yang berada di dalam tangki akan berperan sebagai pendingin.

Namun, ketika jumlah bahan bakar di tangki sedikit, suhu akan sulit dikendalikan, lantaran tidak ada cairan pendingin yang cukup. Pompa secara terpaksa harus menyedot bahan bakar yang menguap dengan suhu lebih tinggi.

Dampaknya, pompa ikut mengalami peningkatan suhu yang berlebih. Dan berisiko berhenti bekerja atau bahkan rusak. Jika sudah begini, Anda tak punya pilihan lain selain menggantinya dengan yang baru.


  • -
mengemudi hujan

Cara Mengemudi di Saat Hujan

Sewa Mobil Murah Semarang plus sopir – Anugerah Rentcar Semarang, telp 081288524015, 081901431245, 081524581366, 089881285559.

Musim penghujan yang mulai menghantui para pengguna jalan hendaknya diimbangi dengan penyesuaian perilaku mengemudi. Kondisi aspal basah, jarak pandang lebih pendek, mengharuskan pengendara meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati.

Inilah beberapa kunci mengemudi saat Hujan lebat:

  1. Mengemudilah secara halus dan hindari pengereman mendadak atau membelokkan kemudi secara tiba-tiba karena hal tersebut dapat memggoyahkan cengkeraman kendaraan. Rem sebelum Anda memasuki tikungan. Tambah kecepatan secara halus.
    Tetap berada di jalur tengah atau di dekatnya, atau di puncak jalan, karena air cenderung berkumpul di tepi jalan. Ingatlah untuk tidak menghambat pengendara lain yang bergerak lebih cepat – jangan membuat peraturan lalu lintas sendiri.
  2. Jaga jarak dengan kendaraan yang berada di depan untuk menghindari semprotan yang menyebabkan kaca kotor. Hal ini penting terutama jika Anda berada di belakang kendaraan yang berukuran besar. Jika memungkinkan, mengemudilah di jalur yang ditinggalkan oleh kendaraan di depan karena bagian ini lebih kering dari bagian lain di jalan.
  3. Hindari penggunaan cruise control (pengontrol kecepatan) pada jalanan basah. Teknologi ini berperan mempercepat atau memperlambat kendaraan untuk tetap dalam kecepatan yang telah ditetapkan. Jika diaktifkan, sistem akan mendeteksi perlambatan dan akan mencoba mempercepat laju. Hal ini menyebabkan satu atau seluruh ban kehilangan cengkeraman sepenuhnya. Dikhawatirkan, pengemudi kehilangan kendali terhadap kendaraan sepenuhnya.
  4. Nyalakan lampu utama untuk membantu penglihatan saat kondisi jalan sudah minim cahaya dan berkabut. Pergunakan lampu kabut jika perlu. Usahakan tidak menggunakan lampu hazard kecuali mobil menjadi hambatan yang harus dihindari oleh pengendara lain.

  • -
selimut mubil

Memilih Cover Mobil yang Baik

Rental / Sewa Mobil Semarang dengan sopir ( Anugerah Rentcar ) 081524581366 / 081901431245 / 081288524015 / 08988128559

Salah satu cara merawat mobil, yaitu menutupnya dengan car cover atau kover mobil. Cara ini tak hanya dilakukan bagi mobil yang disimpan di luar karena menghindari pancaran matahari, tetapi sering juga digunakan di dalam garasi agar terhindar dari debu, ada baiknya memilih bahan kover mobil yang lebih lembut khususnya pada bagian dalam.

Karena biar lapisan dalam tidak membuat bodi lecet. Kalau lembut pilih bahanya seperti yang ada busanya ( bahan kain polyester). Apabila kotor, dianjurkan kover mobil ini tak perlu repot dicuci. Sebab, kotoran akan hilang sendirinya jika terkena air.

Harga kover mobil dengan bahan lembut diakui sedikit mahal, namun jika melihat fungsinya, maka dapat menghindari bodi mobil baret, dibandingkan cover berbahan plastik. Bahan ini biasanya licin dan hanya memiliki satu lapisan.

kover mobil baru kerap memiliki bentuk yang kaku dan keras. Hal ini pula yang adanya gesekan sehingga bodi mobil menjadi baret.


  • -
eco-driving

Perlunya Mengenal Eco Driving saat Berkendara

ecodriving_logoAnugerah Auto Rentcar SemarangSewa Mobil Murah Semarang telp 0815 2458 1366 /  081901431245 / 0812 8852 4015 /  0898 8128 559081901431245

Cara berkendara juga memengaruhi konsumsi bahan bakar. Terlalu banyak memainkan gas dan melaju tidak konstan adalah beberapa gaya yang membuat mobil menghabiskan lebih banyak bensin dibanding biasanya.

Sebaliknya, cara berkendara tertentu juga bisa membuat bensin lebih hemat. Pada akhirnya, tak terlalu banyak uang keluar dari kantong atau dompet Anda. Cara berkendara seperti ini dikenal dengan nama eco driving.

Sederhananya, eco driving adalah cara berkendara dengan tujuan mendapatkan penggunaan energi yang efisien. Ada 10 aspek dalam eco driving. Apa saja itu? Berikut ulasannya.

  1. Akselerasi secara halus. Injak gas dengan halus, tak perlu langsung tekan. Sementara kalau mobil manual, usahakan untuk secepat mungkin ganti gigi dari posisi 1.
  2. Menjaga rpm. Rpm atau rotasi per menit yang rendah membuat konsumsi bahan bakar semakin sedikit. Dalam hal ini, artinya, pengemudi harus tetap menjaga kendaraannya agar mesin tidak berputar terlalu cepat. Usahakan tahan rpm sekira 2.000 (mobil).
  3. Antisipasi lalu lintas. Ternyata, gaya stop n go saat macet membuat kendaraan semakin banyak mengonsumsi bensin. Oleh karena itu, antisipasi lalu lintas menjadi penting. Ini bisa dilakukan dengan bantuan aplikasi.
  4. Jangan main setengah kopling.  melakukan ini adalah hal yang percuma. Bahan bakar justru lebih banyak tersedot.
  5. Engine brake. Engine brake adalah teknik menggunakan mesin untuk mengurangi kecepatan mobil.
  6. Kecepatan konstan. Menjaga kecepatan tetap konstan juga bisa membuat bahan bakar lebih hemat. Semakin konstan, bahan bakar lebih efisien.
  7. Jangan idle terlalu lama. Idle atau langsam adalah keadaan di mana mesin kurang bergerak atau pelan, atau penggunaan tenaga yang sedikit.
  8. Nyalakan AC jangan terlalu dingin. Pendingin ruangan yang maksimal membuat mesin bekerja lebih berat. Oleh karena itu disarankan menyalakan AC tak terlalu kencang. Bahkan pada teknik eco driving ekstrem AC dimatikan sama sekali.
  9. Tutup jendela. Dengan jendela yang terbuka, angin bisa masuk, dan pada akhirnya bisa menghambat laju mobil. Kalaupun mau tetap membuka jendela, maka usahakan tidak terlalu besar, atau dengan terlebih dulu menjaga mobil di kecepatan rendah.
  10. Jangan agresif.  yang disebut eco driving setengahnya adalah tentang mindset, atau mengendalikan emosi.

Komentar Terbaru

    Kategori